catatan Kesehatan motherhood

Pengalaman Pertama Saat Kulit Bayi Bermasalah

 

Kehadiran buah hati untuk melengkapi keceriaan di dalam rumah pasti sangat diinginkan oleh sebagian besar pasangan. Berbagai usaha dilakukan untuk mewujudkan hal tersebut, namun apapun upaya, pasti bermuara pada kehendak Sang Maha Pencipta.

Setelah menikah 3 tahun yang lalu, salah satu keinginan kami adalah memiliki buah hati. Orang tua dan kerabat setiap ada kesempatan selalu saja bertanya “kapan anggota bertambah?” atau “sudah ada tanda tanda belum?”.

Dan kami hanya menjawab  “ya doakan saja”.

Pertanyaan tersebut selalu kami jawab dan kami bawa ringan dalam pikiran. Saya masih beraktifitas seperti biasa, suami juga begitu.

Dan pada akhirnya Tuhan pun menjawab doa dan usaha kami, ada dua garis muncul pada test pack yang pak suami beli di apotik dekat rumah.

Penantian selama kurang lebih 9 bulan akhirnya terjawab sudah.

Mengetahui hal tersebut saya langsung memutuskan untuk berhenti bekerja. Keputusan tersebut bagi saya merupakan keputusan terbaik. Setelah berhenti saya berusaha menjaga asupan, mempersiapkan kelahiran terbaik  dan nama terbaik untuk si buah hati.

Alhamdullilah Emil lahir ke dunia tanpa kurang suatu apapun dari ujung rambut sampai kaki semua lengkap. Dan kami sekarang memikul tanggung jawab baru sebagai seorang ayah dan ibu.

Menjadi orang tua memang tidak semudah yang dibayangkan, ada saja masalah baru yang harus kami hadapi, seperti, munculnya masalah pada kulit anak kami.

 

Masalah Kulit Pada Bayi

Bagi kami yang masih pemula dalam hal merawat bayi, memandikannya dua kali sehari pagi dan sore dengan air bersih dan sabun khusus bayi,  mengganti popok secara berkala dan membersihkan serta mengganti baju nya setiap hari,  itu sudah cukup bagi kami untuk merawat kulit istimewanya.

Namun ada hal yang tidak kami ketahui terjadi pada Emil yang kala itu menginjak usia 2 bulan, yaitu timbul bercak-bercak kemerahan  di sekitar kulit wajah, leher serta punggungnya.

Bagi kami itu adalah hal yang sangat mengkhawatirkan. Segala cara yang kami tahu kami lakukan, namun tetap tak ada perubahan.

Oh Tuhan begini rasanya punya anak, selalu penuh dengan kekhawatiran.

“Lho ini kenapa kok sampai bercak merah begini ya Pak..apa ini ya? ”

Kami pun mencoba mencari informasi yang ternyata kami menemukan banyak sekali masalah kulit yang biasa terjadi pada kulit bayi, seperti :

  1. Intertrigo, yaitu peradangan pada lipatan tubuh bayi seperti di ketiak, paha bagian dalam dan perut , lipatan ini biasanya bewarna merah dan menyebabkan rasa sakit jika terjadi gesekan antar kulit.
  2. Biang Keringat, biasanya terjadi pada leher, wajah , punggung dan bokong bayi. Biang keringat ini bewarna kemerahan serta menimbulkan rasa gatal.
  3. Dermatitis Atopik, bentol bentol kecil dan gatal karena alergi.
  4. Dermatitis Kontak Alergi, bentol bentol kecil, merah, gatal, karena kontak langsung kulit dengan bahan yang membuat alergi.
  5. Seborrhea, yaitu peradangan kulit yang menyebabkan timbulnya sisik biasanya terjadi pada kulit bagian atas.
  6. Eksim, yaitu peradangan hebat pada kulit yang menyebabkan lepuh pada kulit dalam kondisi yang parah bisa menyebabkan kulit berubah menjadi merah, berkerak dan nanah. Namun ini sifatnya bawaan atau ada riwayat alergi pada keluarga.
  7. Dermatitis Kontak, biasanya di sebabkan iritasi alergei yang bisa menyebabkan timbulnya ruam besar, gatal dan rasa terbakar.

Mengenal Lactacyd Baby.

“Ya sudah, nanti kita coba tanya ke ibu bidan saja, siapa tahu ada solusi.”Kami lalu menuju rumah bidan, kebetulan antrian tidak begitu panjang, sehingga kami tidak terlalu lama menunggu. Pada bidan, kami pun menceritakan masalah yang terjadi pada bayi kami.

“Oh ini biang keringat kalo yang di pipi ini ruam susu, coba ganti sabun nya mba, pake Lactacyd Baby aja.”

Dan seketika saya bingung, sepengetahuan saya Lactacyd itu untuk perawatan kesehatan organ intim wanita, tapi ini kok buat bayi, lalu saya pun tanya kembali.

“Lactacyd ya Bu? Lactacyd buat bayi?”

“Iya mba namanya Lactacyd Baby, di apotik dekat sini ada jual, beli yang ukuran kecil ada kok.”

Dari situ saya baru tahu ternyata Lactacyd yang saya kenal ternyata punya produk khusus untuk bayi. Dengan segera Pak suami langsung membelikan Lactacyd Baby di Apotik terdekat.

 

Lactacyd Baby

Hal pertama yang saya tanyakan ke pak suami ketika pulang membawa kantong berisi Lactacyd Baby adalah harganya.

Memang Lactacyd Baby ini harganya sedikit lebih mahal dibanding dengan sabun bayi biasa dan lebih mahal dibanding sabun bayi batangan yang biasa saya pakai setiap memandikan Emil.

Lactacyd Liquid Baby Skin Care ini merupakan sabun cair yang dikhususkan untuk perawatan kulit bayi, dilihat dari kemasan nya saja sudah berbeda dengan kemasan sabun bayi lainnya.

  1. Biasanya kemasan sabun bayi hanya dikemas dalam botol ( sabun cair ) atau kertas saja ( sabun batang ), sedangkan Lactacyd Baby kemasannya plus banget , tidak hanya disimpan dalam wadah botol saja namun juga dikemas lagi dalam box dengan gambar beruang lucu sebagai cover nya.
  2. Kemasan botol nya juga simple dan nyaman digenggam.
  3. Stiker hologram pada box nya untuk menjamin keaslian kemasan.
  4. Tanggal masa pakai tercetak jelas.
  5. Tutup botol fliptop kokoh dan rapat dan jika botol dibalik / digulingkan isi cairan tidak langsung tumpah sehingga tetap aman jika dibawa bepergian, jadi sangat steril menurut saya.

Mengapa harus Lactacyd Baby.

Sabun cair Lactacyd Baby ini teksture sabunnya sedikit kental namun tidak terlalu cair, berwarna bening putih susu ( tanpa pewarna ) aroma nya segar dan lembut serta sedikit menghasilkan busa.

Saya pun penasaran dengan kandungan Lactacyd Baby ini hingga bidan menyarankan saya untuk memakai  sebagai perawatan untuk masalah kulit yang bayi saya hadapi, saya pun membaca setiap detil keterangan yang terdapat dikemasan nya, berikut beberapa komposisi alami  Lactacyd Liquid Baby  yang  saya sangat suka:

  1. Lactoserum dan Lactic Acid dari ekstrak susu, sebagaimana yang saya ketahui Lactoserum & Lactic Acid ini merupakan makanan bagi bakteri baik, yang mana bakteri baik ini berfungsi untuk melawan dan mencegah timbulnya bakteri jahat yang dapat mempengaruhi kadar pH kulit bayi, sehingga mampu membersihkan dan merawat kulit bayi yang terkena iritasi ringan  dan ruam popok agar senantiasa bersih,terawat dan sehat.
  2. Berbahan dasar Aqua atau air yang alami.
  3. Hydrogenated peanut oil, menurut saya ini oke banget untuk kulit bayi yang memang  belum menghasilkan cukup minyak  dan kandungan minyak alami pada Lactacyd Baby ini bermanfaat untuk melembabkan kulit bayi.
  4. Natural orange flavor,Saya sangat suka wewangian namun khusus untuk perawatan kulit saya cenderung memilih yang tidak berparfum dan Lactacyd Baby ini termasuk yang tidak menggunakan parfume di dalamnya sehingga aroma yang dihasilkan sangat lembut dan segar, karena menggunakan aroma alami jeruk.

Bagaimana dengan komposisinya?

Karena saya bukan orang yang ahli dalam bidangnya , maka saya tidak akan bahas secara detail komposisi di dalam Lactacyd Baby ini, namun dari yang saya lihat dan ketahui, Lactacyd Baby tidak mengandung Alcohol, Parfume dan SLS ( Sodium Laurhyl Sulfate ).

Menurut informasi yang pernah saya baca, SLS ini lah yang biasanya menghasilkan busa melimpah pada suatu produk sabun, gunanya adalah untuk mengangkat minyak dan kotoran, sehingga menimbulkan kesan kesat namun dapat berefek terjadi pengeringan dan menghilangkan protein kulit, apalagi untuk kulit bayi yang sangat sensitif. Padahal lemak berfungsi menjaga kulit agar tidak terjadi iritasi.

Jika di bandingkan dengan Sodium Laurhyl Sulfate , Ammonium Lauryl Sulfate yang merupakaan salah satu komposisi dalam Lactacyd Baby masih aman.

“Sabun mandi batangan Emil efeknya kesat lho, tapi itu justru kurang baik ya ternyata.”

Sedangkan pada Lactacyd Baby busa yang dihasil kan sangat sedikit, saya anggap hampir tidak ada jika saya ratakan keseluruh badan Emil jika ia mandi, selain itu juga tidak kesat dan tidak meninggalkan  licin sama sekali namun lembut pada permukaan kulit ketika dibilas.

Dan ini yang juga saya baru mengerti setelah membaca dari beberapa media kesehatan online, ternyata kulit luar atau epidermis bayi lebih tipis 20 -30% dari kulit orang dewasa, sedangkan untuk pH ( Potensial Hidrogen / derajat keasaman ) kulit bayi memiliki pH 6-7 sedangkan orang dewasa memiliki pH sekitar 4,5 – 6, sehingga kulit bayi lebih rentan kering dan sensitif.

Untuk menghindari serta melindungi kulit bayi yang istimewa ini dari kekeringan,infeksi dan iritasi ada baiknya memilih produk bayi dengan memperhatikan komposisi di dalamnya seperti :

  1. Tidak mengandung bahan kimia berbahaya.
  2. Memilih sabun dengan pH mendekati pH kulit bayi yaitu 5-6
  3. Pilih sabun dengan kandungan bahan bahan alami yang menyehatkan kulit.
  4. Hindari produk yang menggunakan parfume, karena parfume menurut penelitian adalah penyebab teratas terjadinya iritasi terutama untuk kulit sensitif.

Unsur produk  terbaik tersebut terdapat di Lactacyd Baby yang juga memiliki kandungan pH 3-4 lebih rendah dari yang dianjurkan yaitu 5-6, sehingga dapat menghambat proses berkembangnya bakteri jahat yang rata rata dapat berkembang pada kisaran pH 6,5 – 7,5.

Sampai disini baru saya tersadar bahwa perlakuan saya seharusnya tidak dilakukan. Seperti memberikan bedak berparfume pada kulitnya yang teriritasi, memandikannya dengan tetap menggunakan sabun tanpa tahu bahwa komposisinya ternyata kurang baik terhadap kulitnya yang sensitif dan teriritasi.

Perusahan Farmasi Ternama Dunia dan Brand Internasional

Yang membuat saya semakin yakin bahwa Lactacyd Liquid Baby merupakan  produk bermutu terbaik adalah, Lactacyd Baby merupakan brand internasional yang sudah terpercaya untuk menjaga kulit bayi dari iritasi ringan.

Lactacyd Baby diproduksi oleh PT. Pharma Health Care yang berlokasi di Bandung untuk PT. Aventis Pharma di Jakarta, yang merupakan bagian dari Sanofi Grup Indonesia, dimana Sanofi sendiri merupakan salah satu perusahaan farmasi terbesar kelima di dunia yang bermarkas di Paris.

Sedangkan di Indonesia sendiri Sanofi sudah terpercaya selama puluhan tahun, terhitung dari tahun 1969. Apalagi saat ini Sanofi Grup Indonesia baru saja memperbaharui fasilitas manufakturnya sehingga menjadi salah satu fasilitas produksi terbaik di dunia dalam kelasnya.

Teruji Klinis dan Dermatologis

Selain itu Lactacyd Liquid Baby juga sudah teruji secara klinis dan dermatologis, ini terbukti dengan adanya nomor registrasi yang terdaftar di BPOM dengan NA 18120700294, jadi membuat konsumen terutama ibu dan bayi merasa aman menggunakan produk ini, apalagi untuk digunakan sehari-hari.

 

Bagaimana cara menggunakan Lactacyd Baby

Cara pakainya seperti penggunaan sabun bayi biasanya, namun harus di kocok terlebih dahulu, agar kandungan bahan  yang terdapat di dalamnya tercampur baik dan bereaksi secara maksimal.

Untuk penggunaan pada bayi adalah dengan mengencerkan 3-4 sendok teh ke dalam bak mandi lalu mandikan bayi seperti biasa.

Sedangkan untuk anak  pemakaiannya sama seperti sabun cair.

Kalau saya punya  cara tersendiri dalam  menggunakan Lactacyd Baby  untuk mengatasi biang keringat yang Emil alami (saat ini Emil berusia 2 tahun ) ,  yaitu :

 

Emil umur 2 tahun mandi menggunakan Lactacyd Baby
  1. Pertama tama saya kocok terlebih dahulu, lalu saya tuang sebanyak 1 Satu sendok teh di telapak tangan,lalu saya gosok pelan  dan usapkan langsung tepat pada area yang terkena biang keringat.
  2. Setelah itu diamkan sejenak area biang keringat sekitar 15 detik, setelah itu bilas dengan air suhu biasa.
  3. Area kulit kemerahan langsung berkurang saat itu juga.

Masing masing bayi atau anak punya masalah kulit yang berbeda, sehingga reaksi yang dihasilkan juga berbeda beda, seperti waktu Emil kena ruam susu (Dermatitis Atopik), terutama bagian dagu dan pipi, perlu beberapa hari penggunaan Lactacyd Baby, setelah itu ruamnya hilang tanpa berbekas, tentunya dengan menghindari hal hal yang memicu ruam tersebut, seperti :

  1. Selalu menjaga kebersihan bayi, setelah bayi disusui segerakan untuk membersihkan sisa ASI yang menempel di sekitar mulut dengan kain lembut / handuk bersih.
  2. Ibu yang menyusui sebaiknya menghindari makanan penyebab alergi.
  3. Menjaga kondisi bayi tetap nyaman dan sejuk.
  4. Jaga kebersihan kuku dan Hindarkan menggaruk area yang gatal.
  5. Gunakan sabun berpelembab tanpa parfume, dalam hal ini menggunakan Lactacyd Baby dan untuk membersihkannya saya usap dengan air suhu biasa yang sudah saya beri Lactacyd Baby secara perlahan khususnya bagian wajah yang terkena ruam.

Walau tidak pedih di mata karena mempunyai pH yang rendah, ada baiknya berhati hati jika membasuh wajah bayi, sebaiknya diusap menggunakan washlap basah sekitar pipi, dagu dan dahi bayi jangan langsung diguyur, karena air biasa saja jika terkena mata, akan membuat mata tidak nyaman.

Tidak sampai disitu saja, ternyata Lactacyd Liquid Baby bisa juga dipakai di kepala (top -to-toe ), wah ini sangat praktis, tidak perlu tambahan shampoo bayi lagi, semua sudah ada di dalam satu botol Lactacyd Liquid Baby.

Praktis, aman, dan cocok di bawa bepergian.

Oh iya jangan lupa setelah digunakan tutup dengan rapat botol Lactacyd Baby dan letakan pada tempat yang sejuk dan terhindar sinar matahari langsung, agar terjaga kualitasnya.

Loh namanya biang keringat kan hal yang lumrah, dibiarkan saja akan hilang? Nah itu hal yang dibiarkan lumrah, ditakutkan akan terjadi komplikasi dan untuk menghindarinya tidak ada salahnya kita melakukan pencegahan dan perawatan yang sesuai sejak dini. Agar kulit buah hati selalu terjaga baik sampai ia dewasa nanti.

Hasil setelah penggunaan  Lactacyd Baby

Setelah mengikuti saran dari bidan untuk memakaikan Lactacyd Baby secara rutin ke kulit Emil, Alhamdulilah biang keringat serta ruam susu hilang, kulit Emil kembali halus dan lembut.

Tak terhitung sudah berapa kali saya  menggunakan Lactacyd Baby  untuk memandikan Emil, sejak ia terkena masalah kulit, sampai Emil berusia 2 tahun sekarang ini pun di rumah saya selalu sediakan lactacyd Liquid Baby khusus untuk Emil mandi, karena di usianya yang sedang aktif aktifnya ini, Emil lebih senang bermain di luar , mengaduk aduk pasir, memegang daun kering / rumput serta segala hal yang bisa menyebabkan kuman dan biang keringat datang lagi.

Kekhawatiran anak terkena kuman penyakit ( khususnya kulit ) tentu saja ada, namun saya juga tidak ingin  melarang larang anak bereksplorasi serta bersosialisasi, karena itu juga bermanfaat merangsang saraf motoriknya serta mengenal lingkungan dan alamnya.

Tugas kami sebagai orang tuanya cukup menjaga dan mengawasi, memberitahu mana yang baik, mana yang buruk, mana yang boleh dan mana yang tidak boleh.

Kalau sudah kotor dan biang keringat mulai menggangu tak usah khawatir ada #BabySkinExpert #LactacydBaby. yang melindungi kulit buah hati sehingga kulit menjadi sehat terlindungi, ibu tenang buah hati senang.

Dimana bisa mendapatkan Lactacyd Baby

Khusus di tempat saya, biasa nya saya membeli di Apotik terdekat  namun sekarang sudah ada di beberapa toko online dan Baby shop, kalau di minimarket saya belum menemukannya.

Harga juga terjangkau, mengingat segala manfaat yang diberikan ada dalam 1 botol Lactacyd Liquid Baby.

Bagaimana dengan bunda? Semoga bermanfaat ya, jika ada tips atau punya pengalaman yang sama, boleh ditambahkan di kolom komentar.

Terimakasih 🙂

Ingin tahu lebih banyak tentang Lactacyd Baby? info yang bermanfaat serta kegiatan seru ibu dan buah hati ?

like Facebook Page dan follow twitter Lactacyd Baby.

———-

Sumber referensi :

  1. Lactacyd baby
  2. Sanofi
  3. Paulaschoice

Grafis dan Ilustrasi:

  1. Freepik
  2. Lactacyd Baby
  3. Photo pribadi dan grafis diolah sendiri oleh penulis

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *