Catatan Kaki Tips

Pilah Pilih Buku Anak di BBW Surabaya

 

Hari itu saya merasa bungah sekali, sangking bungahnya saya rela melewatkan jadwal posyandu yang rutin saya ikuti setiap Senin awal bulan.

“ Mamanya Emil ini paling rajin kalo ada Posyandu “ kata ibu RT ketika itu, saat melihat saya datang bersama Emil yang akhirnya mau saya gandeng setelah saya bujuk rayu akan mendapat bingkisan mainstream ala Posyandu – bubur kacang hijau.

Namun untuk kali ini, saya absen Posyandu dulu.

The Big Bad Wolf Book Sale

Ini pertama kalinya saya ke The Big Bad Wolf Book Sale Surabaya yang diadakan 27 September hingga 8 Oktober 2018

Dua kali bazar buku ini diadakan di Surabaya, saya hanya mampu mengikuti keseruannya melalui berita dan  blog saja, namun ketika BBW diadakan untuk ketiga kalinya, akhirnya keinginan saya pun kesampaian juga.

Pertama kali mendengar, saya merasa nama pilihan bazar buku import tersebut sedikit nakal.

Nama itu tiba-tiba mengingatkan pada buku dongeng yang pernah saya baca ketika kecil dulu, seorang gadis jubah merah dan serigala licik.

Ternyata bayangan saya tentang nama BBW tersebut tidak sepenuhnya salah.

Andrew Yap, perintis bisnis bazar buku murah import ini sengaja memilih nama tersebut karena dianggap menarik, dan memang pilihan nama tersebut dia ambil dari cerita dongeng Eropa, Little Red Riding Hood.

Kaos ini glow in the dark lho

The Big Bad Wolf di Jatim Expo Surabaya

Satu jam perjalanan dari Sidoarjo, akhirnya sampailah kami di area parkir Jatim Expo Surabaya

“ Parkir mriki pak..jangan dikunci stang ya “

Dengan membayar 5.000 Rupiah ke juru parkir, kami pasrah meninggalkan motor kami di area parkir dadakan tanpa atap.

Dari area parkir saya melihat kerumunan orang, awalnya saya pikir kerumunan pesta buku ini sampai mengular keluar.

Semakin saya mendekat saya baru mengerti, kerumunan tersebut merupakan antrian orang –orang yang menunggu pelayanan SIM keliling.

“ Itu mungkin pintu masuknya “ kata saya, sambil menunjuk ke arah huruf  balok besar berwarna merah yang disusun membentuk tulisan Big Bad Wolf dengan hiasan lampu yang juga mengikuti bentuk huruf  tersebut.

Kami pun melangkah masuk menuju pintu yang terbuka.

Karena ini pertama kalinya saya masuk ke Jatim Expo Surabaya, saya pikir mata saya akan langsung disambut dengan tumpukan buku, namun ternyata mata saya di sambut counter makanan bayi

Gak salah nih, apa kita salah masuk ?

Setelah kami melewati beberapa counter makanan / minuman dan jasa kami masuk ke salah satu pintu lagi, salah satu satpam memohon ijin untuk memeriksa tas yang kami bawa.

Gak salah, kok.

Saya dorong troli dulu ya mba..

Buku Import Murah Meriah

Saya datang di hari ke-lima sejak dibuka pada tanggal 27 November 2018.

Gambar serigala hitam yang tergantung di langit-langit ruangan tampak besar menyeringai licik di atas tumpukan jutaan buku yang terhampar di atas meja-meja besar,  banner –banner sponsor tergantung hampir di setiap sisi ruangan yang luasnya mungkin melebihi luas lapangan futsal.

BBW 24 jam nonstop dibuka.

Semua sibuk membolak balik buku, memindahkan, menata buku, mendorong troli, menyeret keranjang, bahkan ada juga yang sibuk mendiamkan balita mereka yang mulai rewel dan bosan, sementara beberapa anak yang lebih besar lainnya, merayu orangtua untuk membeli buku pilihan mereka.

Sebagian pengunjung lain memilih beristirahat duduk sambil mengecek notifikasi dari gadget mereka.

Berbaur di antara tumpukan buku yang menggunung dan sibuknya orang-orang memilah dan memilih buku, itu menyenangkan.

Karena tujuan awal saya ingin mencari buku anak, saya pun mendorong troli ke area buku anak.

Pengunjung pada saat itu tidak terlalu padat, udara di dalam ruangan pun tidak terasa gerah, sehingga kami leluasa bergerak tanpa berkeringat, mencari buku-buku yang dirasa cocok untuk Emil ( 3 tahun ).

Menurut saya, rata-rata sampul , bahan, ilustrasi, desain dan konten bukunya bagus, rapi terbungkus plastik, beberapa buku tanpa plastik penutup tersedia juga sebagai sample

Mari berburu buku

Kami pun memilih dan memasukan beberapa buku anak kedalam troli.

Karena ini bukan toko buku, beberapa buku yang kami anggap menarik kami masukan saja kedalam troli, daripada harus mencari-cari lagi, ketika kita berubah pikiran, sementara buku yang kita maksud sudah tenggelam diantara tumpukan buku lainnya dalam satu ruangan yang luas tersebut.

“ Ambil saja dulu, nanti kita sortir belakangan ” kata saya, ketika melihat pak suami mengembalikan sebuah buku yang dirasa menurutnya bagus, tapi ia masih ingin berkeliling melihat tumpukan buku yang lain.

Kami pun lanjut mendorong troli, sesekali Emil yang duduk di dalam troli menguap, topi kuningnya terangkat sedikit, kepalanya gatal.

Walaupun begitu, ia selalu mengiyakan setiap buku yang kami tawarkan.

“ Mau buku ini ? “

“ Mau “  sambil memegang buku tipis bergambar minion

Menurut salah satu crew, sebagian besar buku import yang dijual di Big Bad Wolf ini kebanyakan jenisnya adalah buku anak-anak dan berbahasa inggris, namun jika ingin mencari buku lainnya yang berbahasa indonesia dan produksi lokal, juga tersedia.

“ di sana bu, itu yang ada kertas merah “ sambil menunjuk salah satu area di pinggir ruangan

Dan memang benar, di area tersebut buku- buku berbahasa indonesia mulai dari buku fiksi dan non fiksi hingga buku cerita anak tersaji lengkap di sana.

Saya pun mengambil beberapa buku anak  dan beberapa buku fiksi, harganya juga gak kalah murah dengan buku import.

Pilah Pilih Buku Anak

Setelah dirasa cukup, kami mulai memilah dan memilih buku yang menumpuk di dalam troli.

Walaupun buku import di sini harganya cukup menggiurkan, namun kami berusaha untuk tidak kalap dengan mempertimbangkan beberapa hal.

Berikut kriteria buku anak yang kami pilih :

  • Desain

Beberapa desain yang dimiliki buku-buku import, khususnya buku anak,  lebih unggul dan digarap serius dibandingkan buku lokal.

Khusus untuk Emil ( 3 th ) yang sudah mengenal angka, abjad , warna, benda dan bentuk dalam bahasa inggris dan indonesia , saya lebih memilihkan buku cerita dengan tulisan sederhana, yang menyampaikan moral, dibandingkan buku yang berisi aktivitas dan printilan di dalamnya – printilan mainan Emil sudah terlalu banyak di rumah.

Untuk buku aktivitas seperti menggunting, mewarnai dan menempel, jenis seperti ini masih bisa didapatkan di buku lokal, lebih murah dan gak eman mau di coret coret semaunya anak.

  • Ilustrasi

Ilustrasi buku import anak dibandingkan dengan buku lokal kebanyakan lebih rapi, bernuansa kekanakan dan digarap serius, pilihan warna juga bagus.

Namun terkadang beberapa ilustrasi pada buku import anak, tidak sesuai dengan budaya kita.

Ada satu buku anak akhirnya tidak kami ambil, walaupun dari desain, bahan buku, warna serta ceritanya bagus dan sederhana, namun ternyata ilustrasi yang disajikan di dalamnya kurang bisa diterima budaya kita.

  • Konten dan Bahasa

Untuk saya yang kemampuan bahasa inggrisnya biasa saja, memilihkan buku anak import juga menjadi tantangan sendiri, apalagi jika menemukan kosa kata baru, sehingga membuat saya harus menerka dan mencari artinya terlebih dahulu.

khususnya bacaan anak, agar tidak terlalu menyulitkan maka saya memilih buku cerita dengan narasi yang sederhana, mudah diceritakan, tidak bosan ketika menceritakannya kembali dan ada pesan moral yang disampaikan.

  • Ukuran dan Bahan

Untuk ukuran kami tidak memilih ukuran buku yang terlalu kecil atau terlalu besar, kami memilih ukuran standar agar mudah jika dibawa bepergian, untuk bahan kebanyakan buku anak import mempunyai bahan dengan kualitas yang bagus.

Namun bukan berarti produk lokal tidak ada yang bagus,

Buku lokal dan import ( kiri kanan ), sama sama mengandung pesan moral dan kualitas buku bagus.

Pada Akhirnya..

Dari keseluruhan buku yang kami dapatkan, untuk buku import anak paling murah seharga Rp30.000 Sedangkan untuk buku anak berbahasa Indonesia paling murah yang kami dapatkan seharga Rp 8.500

Dengan kartu debit Mandiri di tangan – BBW tidak menerima transaksi BCA –  tanpa mengantri panjang, kami pulang menenteng hasil ‘perburuan’, tidak banyak buku yang kami beli,  mudah-mudahan BBW diadakan lagi tahun depan

Bagaimana dengan hasil perburuan buku kalian ? apakah sudah selesai dibaca semua atau masih menumpuk di lemari  ?  🙂


*Bungah = Semangat  /  *Mriki = Di sini

2 thoughts on “Pilah Pilih Buku Anak di BBW Surabaya”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *