Mimpi

Gaun satin putih panjang jatuh lembut menutup kulit kaki ku.aku masih di sini di depan kaca mematut diri.tak percaya perubahan ku yang terjadi.ku usap lembut bandana berlian di atas rambutku terbalut hijjab .mata coklat itu memandang dalam, wajah cermin tersenyum menawan pada bibir berpoles gincu sang rupawan.

Sayap ku hampir mengembang aku akan terbang …

Ku tersenyum sekali lagi mawar merah merekah menggugah, melangkah dalam arah, mimpi mimpi yang tak terjamah …

Lantunan itu dentingan itu melodi itu tak ada pilu namun syahdu dalam telingaku. Ku sapu pandangku dalam pesona cahaya lampu, dalam gaung ruang luas itu, dalam rindu asa ku yang lalu.

mimpi.

—mega—

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares