Keluarga

Karpet Ular Tangga VS Buku Balita

Beberapa waktu yang lalu saya, pak suami dan Emil mendadak pergi ke toko buku.

Lho, kok mendadak ?

Sebetulnya pergi ke toko buku untuk membelikan Emil buku baru sudah ada dalam jadwal rencana kami, tapi tidak untuk hari itu, karena tujuan utamanya adalah pergi ke toko perlengkapan rumah  untuk membeli tangga lipat,  yang sudah diincar pak suami sejak lama.

Penyebabnya adalah, Emil tiba tiba ngotot ingin membeli karpet ular tangga berisi huruf dan angka, namun setelah saya cek harga, saya tak sanggup membelinya.

Kamu tahu nak harga karpet itu bisa buat beli 3 karung beras 5 kg.

“Emil karpet nya gak usah ya..kan di rumah masih ada karpet gambar buah buahan”

“ndak mau”

“Emil mau beli itu?”

“oteee..” lalu Emil ngeloyor ke meja kasir

Sampai di meja kasir saya masih berusaha merayu agar Emil mau melepaskan karpet ular tangga tersebut.

“ Emil di rumah masih ada karpet gambar buah–buahan loh..”

“ndak..mau..”

“kita beli buku aja yok,,yang banyak gambar angkanya..banyak warnanya..nanti Emil terserah pilih yang mana “

“ oteee..”

Yesss!!

Maka Setelah pak suami melakukan pembayaran, kami pun meluncur ke sebuah toko buku yang tak jauh dari tempat kami.

Kami pun masuk kedalam toko buku, di dalam toko tersebut terlihat deretan buku dan alat tulis terjajar memenuhi rak depan sampai belakang, walaupun tidak ber-AC, hanya hembusan angin dari kipas yang berputar di beberapa bagian langit langit toko, Emil heboh melihat buku buku bergambar dan  bewarna yang bertebaran di atas meja

 

Sangking banyaknya buku yang dilihat, semua ingin diambilnya. Beberapa jenis buku seperti pengenalan angka dan huruf Emil sudah punya, akhirnya kami pilihkan beberapa buku untuk dibawa pulang.

Alhamdullilah, Isi dompet terselamatkan, Emil senang membawa pulang buku bergambar, pak suami dapat tangga idaman.

Saya dapat martabak telor..HAHAA :p

2 thoughts on “Karpet Ular Tangga VS Buku Balita”

    1. Nah tuh dia, antara pengen beliin atau enggak, namanya juga sayang anak, lihat harga duh mahalnya hiks..makanya kekep dompet, cari alternatif lain yang buat anak senang biar isi dompet terselamatkan..hihihi

      terimakasih sdh mampir y mb 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *